Pekalongan diguyur hujan terusmenerus.

Minggu, 27 Maret 2011

  Hujan Deras, cuaca tak menentu di kabupaten Pekalonga



 WATUKUMPUL - Hujan deras yang terus menerus selama enam hari, kadang disertai angin kencang, Minggu (3/27) mulai pukul 13.00 WIB, menyebabkan tanah longsor di Kampung Kali Gondang, Desa Jojogan di wilayah RT 007  RW 02 Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang. Akibat bencana tersebut, sejumlah tempat tinggal rusak terkena longsor.
"Dari data yang kami himpun, 2 rumah rusak milik Danisih (55) dan Suwarnoto (62), rumah rusak ringan milik ketua RT 007/ RW 02 kampung Kali Gondang, Desa Jojogan, Sumardi (58). Dua rumah lainnya terancam milik Sukardi (55) dan Minarso (65), kedua rumah itu berada diatas tebing yang longsor. Kerugian sekitar Rp 75 juta." tegas Kepala Desa jojogan Drs Nuryono Kades kepada Radar di lokasi bencana, Senin (3/1).
Kades menambahkan, dua rumah milik warga kampung Simenyan, desa Jojogan, RT 015 / RW 04, terancam rusak karena longsor yakni Darsun (50), Rahaji (42) dengan kerugian sekitar Rp 35 juta. Menurut Danisih, janda tua yang didampingi ketua RT Sumardi, meminta agar pemerintah segera membantu membetulkan rumahnya. "Enyong wis tuwa, janda maning, pan mbenerna omah duwit sing endi, ning ora kanjenge sing mbantu...," ujarnya polos.
Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Bongas, meski tak menyebabkan rumah rusak. Kades Bongas Kecamatan Watukumpul Riyanto kepada Radar di lokasi bencana tanah longsor di perbatasan desa Bongas dengan desa Tundagan mengatakan, warga secara gotong royong menyingkirkan tanah yang menutup jalan antara Bongas - Tundagan sejak pukul 05.00.
“Desa hanya memberikan rangsangan berupa makan pagi, minum, dan rokok saja.” Sementara di Desa Tambi RT 06 / RW 01 Kecamatan Watukumpul, rumah milik Nini Karta Umar ( 60) roboh tergerus longsor yang diakibatkan hujan yang terus menerus, Minggu (2/1) pukul 16.00 WIB.
"Peristiwa yang menimpa rumah milik Nini Karta Umar itu,  masyarakat membantu bergotong royong. Korban mengalami kerugian sekitar Rp.20 juta," kata Kepala Desa Tambi, Sobiyah yang didampingi Sekretaris Desanya, Joni.
Sekcam Watukumpul Sugiyanto SIP yang didampingi Kasi Transtib Kecamatan Watukumpul, Eko Waluyo di Lokasi bencana membenarkan terjadinya bencana alam rumah rusak karena tanah longsor yang diakibatkan hujan terus menerus. "Peristiwa itu, tidak mengakibatkan korban jiwa, hanya kerugian warga ratusan juta rupiah," tandasnya. (k3)

0 komentar:

Posting Komentar